POLITIK HUKUM PENGUATAN FUNGSI NEGARA UNTUK KESEJAHTERAAN RAKYAT (Studi Tentang Konsep Dan Praktik Negara Kesejahteraan Menurut UUD 1945) / LEGAL POLICY OF STRENGTHENING STATE FUNCTIONS FOR PEOPLE’S WELFARE (Concepts And Practices Study Of Welfare State Based On The 1945 Constitution)

Agus Riwanto, Seno Wibowo Gumbira

Abstract


Konsep negara dalam praktik ketatanegaraan menurut konstruksi konstitusi terbagi dalam dua kutub yang berlawanan, yaitu negara kesejahteraan (welfare state) dan negara liberal (liberal state). Keduanya berbeda, yang pertama menuntut fungsi negara yang kuat dan luas dalam mengatur keadilan ekonomi, sedang yang kedua sebaliknya mempercayakan pada pasar bebas dalam perekonomian, sehingga fungsi negara harus dipinggirkan. Berdasarkan metode penelitian yuridis-sosiologis (socio-legal) sesuai Pasal 33 UUD 1945 Pasca amandemen Indonesia menganut konsep negara kesejahteraan. Namun secara sosiologis dalam praktiknya berkecenderungan menganut negara liberal yang tak menyejahterakan rakyat. Tantangan negara kesejahteraan Indonesia adalah negara liberal yang melahirkan sistem ekonomi kapitalis. Pilihan yang tersedia untuk melawan sistem ekonomi kapitalis adalah dengan melakukan aneka usaha politik hukum (legal policy), yakni: Pertama, memfungsikan kembali peran fungsi negara dalam pengaturan dan pengendalian ekonomi. Kedua, memperbesar penghasilan negara melalui pajak dan diimbangi dengan belanja sosial yang tinggi untuk mewujudkan kesejahteraan sosial dan keadilan ekonomi.

According to the constitution, the state concept in constitutional practice can be divided into two opposite poles, namely welfare and liberal state. They have different characteristics in which the first concept (welfare state) requires a strong and extensive state functions to regulate an economic justice, on the contrary the second concept (liberal state) relies on the free market economy which state’s role should be marginalized. Sosio-legal research is used in this article. Based on the Article 33 of Indonesian post constitutional amendment of 1945, Indonesia embraced the concept of welfare state. Yet, the practice sociologically tends to embrace a liberal state that is not suitable with the welfare of the people. There are challenges, in the context of liberal state, faced by Indonesia, such as applying the capitalist economic system. We may fight the capitalist economic system by two legal policy, namely: first one, we may re-create the role of state functions as a controller and regulator of the economy. The second one, we may increase the state income through taxes along with the higher social spending to achieve the social welfare and economic justice.


Keywords


negara kesejahteraan; UUD 1945; politik hukum; welfare state; the constitution of 1945; legal policy;

Full Text:

PDF

References


Buku dan Jurnal

Anderson, Benedict. Imagined Communities: Reflections On The Origin and Spread of Nationalism, Diterjemahkan Oleh Omi Intan Naomi, Komunitas-Komunitas Terbayang. Yogyakarta: Insist Press-Pustaka Pelajar, 2008.

Arinanto, Satya, and Ninuk Triyanti. Memahami Hukum Dari Konstruksi Sampai Implementasi. Jakarta: Rajawali Pers, 2009.

Asshiddiqie, Jimly. Hukum Tata Negara Dan Pilar-Pilar Demokrasi. Jakarta: Konstitusi Press, 2005.

Baswir, Revrisond. “Bahaya Globalisasi Neoliberal Bagi Negara-Negara Miskin.” In Kepemimpinan Nasional, Demokratisasi Dan Tantangan Globalisasi, edited by Hamdan Basyar and Fredy B.L.Tobing. Yogyakarta: Pustaka Pelajar-AIPI, 2009.

Djauhari. “Politik Hukum Negara Kesejahteraan Indonesia (Studi Tentang Kebijakan Regulasi Dan Institusionalisasi Gagasan Kesejahteraan Sosial Ekonomi Masyarakat Nelayan Di Jawa Tengah.” In Bunga Rampai Pemikiran Hukum Di Indonesia, edited by Sri Hastuti Puspitasari. Yogyakarta: FH UII Press, 2009.

Friedman, Milton. Capitalism and Freedom. Chicago: The University of Chicago Press, 1982.

Fukuyama, Francis. State-Building: Governance and World Order in 21st Century Diterjemahkan Menjadi Memperkuat Negara Tata Pemerintan Dan Tata Dunia Abad 21. Edited by A.Zaim Rofifiqi. Terjemahan. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama-Freedom Institute, 2005.

Halim, Muh. Abdul. “Mengkaji Peran Negara Dalam Pembangunan Kesejahteraan Sosial Di Indonesia.” Jurnal Equilibirium 3 (2006).

Hatta, Mohammad. Persoalan Ekonomi Sosialis. Jakarta: Djambatan, 1967.

Mubyarto. Sistem Dan Moral Ekonomi Indonesia. Jakarta: LP3ES, 1998.

Otto, Jan Micheil. Some Introductory Remaks on Law, Governance and Development. Leiden: Van Vollenhoven Institute, Faculty of Law, Lieden University, 2007.

Rahardjo, Dawam. Pengantar Dalam Kapitalisme, Dulu Dan Sekarang. Jakarta: LP3ES, 1987.

Sulistiyono, Adi, and Muhammad Rustamaji. Hukum Ekonomi Sebagai Panglima. Sidoarjo: Masmedia Buana Pustaka, 2009.

Wigyosoebroto, Soetandyo. Hukum: Konsep Dan Metode. Malang: Setara Press, 2013.

Wiwoho, Jamal. Membangun Model Penyelesaian Sengketa Pajak Ynag Berkeadilan. Surakarta: UNS Press, 2008.

Internet

Andersen, Esping- G, The Three Worlds of Welfare Capitalism, Princeton University Press, 1990 dalam Setiyo, 2017, “Teori Dan Konsep Dasar Negara”, dalam http://www.ajarekonomi.com/2016/07/teori-dan-konsep-dasar-negara.html. Diakses pada tanggal 20 Oktober 2017.

Amanatun Suryani, Dwi, ”Membumikan Negara Kesejahteraan” dalam http://www.nasyiah.or.id/index.php?option=com_content&view=article&id=67:membumikan-neg. (Diakses 30 Mei 2016).

Bahagijo, Sugeng, “Mimpi Negara Kesejahteraan”, dalam http://www.unisosdem.org/article_detail.php?aid=6158&coid=4&caid=4&gid=3. (Diakses 11 September 2016.

N. N, 2017, Penerimaan Pajak 2017, dalam http://id.beritasatu.com/home/penerimaan-pajak-2017/161467, diakses pada tanggal, 20 Oktober 2017.

Suharto, Edie, “Kapitalisme dan Negara Kesejahteraan” dalam http://dokumen.tips/documents/kapitalisme-dan-negara-kesejahteraan.html. (Diakses pada tanggal, 10 Oktober 2016).

----------, “Welfare State dan Pembangunan Kesejahteraan Sosial” http://www.policy.hu/suharto/modul_a/makindo_40.htm. (Diakses tanggal 10 Nov 2016). “

-----------, “Negara Kesejahteraan dan Reinventing Depsos”, dalam www.policy.hu/suharto/Naskah%20PDF/ReinventingDepsos.pdf, (Diakses 14 September 2016).

Ikenbery, G.John, http://www.foreignaffairs.com/articles/59950/g-john-ikenberry/state-building-governance-and-world-order-in-the-21st-century), (Diakses 5 Oktober 2016).

Myers, Joanna, State-Building: Governance and World Order in the 21st Century http://www.cceia.org/resources/transcripts/4977.html, hal.5. (Diakses, 7 Oktober 2016).




DOI: http://dx.doi.org/10.25216/JHP.6.3.2017.337-360

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Indexed by :

                

Copyright of Jurnal Hukum dan Peradilan (p-ISSN 2303-3274) dan (e-ISSN 2528-1100). Powered by OJS, Theme design by IT Team.

Mahkamah Agung   Creative Commons License